April

5:59 AM



Ntah kenapa selama bulan April gue nggak punya 'sesuatu' untuk ditulis. Sebenerenya ada banyak draft atau judul tapi nggak selesai. Ada aja halangannya, dari otak yang dikejar deadline sempro, kuliah-magang-kuliah-magang tiada henti, sampai beberapa masalah kecil hingga besar yang terjadi bulan April kemarin.

Tapiiiii.. emm.. gimana ya... 

Cerita nggak ya... em...

hehehe...

Start from this month I am not a loner anymore.

Eciee.. 

Jadi kepo kan?

Kasih selamat dulu dong. Setelah sekian lama gue hidup sendiri, sarapan, makan, siang, dinner, malam minggu selalu sama cewek. dan hidup dibayangi oleh title jomblo yang ibarat kalau dikuliahin udah wisuda dan jadi Sarjana, akhirnya gueeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee..... JADIAN!!! 

Cerita lebih detilnya akan gue ceritain di akhir karena dipostingan ini gue mau bahas suatu pelajaran yang gue ambil dari masalah-masalah yang terjadi di bulan April yang lalu.

Here we go!

Sebagai mahasiswa gue banyak dipertemukan dengan berbagai jenis, bentuk, dan macam manusia lainnya. Entah dari temen sejurusan, dari organisasi, dari event yang gue ikutin, dari tempat magang, atau kenalan dari temen-temennya temen sampai temen-temen-temen-temennya temen. Udah lo pikir sendiri pokoknya gitu lah.

Ada beberapa orang yang akan kalian anggap cocok dan jadi temen deket. Saking deketnya nih dari kuliah, sarapan, main, nongkrong, makan malem, ngerjain tugas selalu bareng-bareng. Ibarat udah kayak saudara sendiri bahkan bisa dibilang lebih deketan sama temen daripada sama saudara. 

Gak jauh beda, gue juga gitu. Dekeeeeeeeet banget. Ibarat gue punya weakness nih mereka pasti yang paling tahu. Gue bahkan sudah berpikir bahwa meraka akan menjadi bestman ketika gue nikah nanti. Hahahah. Sampe-sampe gue nggak takut kalau punya banyak musuh atau dapet masalah 'cause I have them to stay with me through the up and the down.

And suddenly the storm coming...

Stay cool lah. I am not alone.
But someone just backstabbed me...
I don't have to tell you guys what kind of problem that I had, but it's actually big problem for me.
And my other friend told me. "I can't stay in this group anymore, just let me know if the 'storm' has gone, and you can invite me again to this group. Okay?" And he gone...

Tik tok tik tok

I thought they were my best, but...

Tik tok tik tok

They did that to me.

Tik tok tik tok

Okay stop.

Hmm. Gue jadi inget sama nasihat dari Bapak yen kekancan ki ibarat kaca, yen terlalu adoh yo rak apik yen terlalu cedak mengko benthik. Yang artinya berteman itu ibarat kaca kalau terlalu jauh nggak baik tapi kalau terlalu dekat nanti malah tabrakan terus pecah.

If you guys ask me, apa gue kecewa? Gue sempat kecewa tapi nggak terlalu lama. Gue sempat sedih tapi nggak lama, beruntungnya gue punya kesibukan magang yang bikin gue lumayan capek tiap kali sampai kosan jadi nggak kepikiran menyusun rencana balas dendam. Kalau ada waktu pasti ada niatan juga sih...............

Tapi ya sudahlah, artinya, dewasa ini jangan terlalu mudah percaya sama orang. Boleh lah percaya tapi jangan terlalu menggantungkan harapan besar karena kalau nggak sesuai kita akan kecewa.

Berhubung gue udah bisa ambil hikmahnya, maka berakhir pula postingan curcol gue ini. Dan sesuai yang gue janjikan di awal gue akan cerita tentang detilnya gue jadian.... Jadi, semuanya berawal ketika gue menyusun sebuah postingan dan gue bingung pembukanya gimana jadi cerita baru disusun beberapa menit yang lalu yang artinya BOONG! HAHAHAHAHAH

You Might Also Like

2 comments

Subscribe