Just Do It

5:36 PM









I hope it lasts forever 


People I love



Money, fame and music



But then I tell myself



Stop thinking useless things




Just do it



Just do it


Whatever it is, if you worry


Things that went well won’t go well



So do it.


Akhir-akhir ini gue lagi demen dengerin musik-musik k-hip hop dan RnB. Akibatnya gue jadi kenal, eh tapi bukan kenal juga sih. Gue jadi tahu kalau di Korea sono ada rapper, singer, song writer, dan producer namanya Gray.. Bukan! Bukaaaaaan! Bukan Fifty Shade of Grey.. Gray oke, not Grey. Yap! Lirik diatas merupakan salah satu cuplikan di lagunya Gray judulnya Just Do It. Gue gak sengaja muter playlist dan nemuin lagu ini lalu gue kepo artinya apa. Ya emang aneh banget seneng dengerin musik korea tapi gak tahu apa artinya. Hahaha.

Sebenernya lagu itu ditulis dalam bahasa Korea lalu gue artiin ke Bahasa yang kurang lebih kayak begitu. Lalu? Apa hubungannya lagu tersebut sama postingan gue? Yaaaa walaupun gak serumit Perang antara Avenger dan Ultron, dimana Ultron mengkloning dirinya menjadi ratusan, ribuan, bahkan jutaan Ultron lainnya untuk melawan Avenger yang cuma berenam ditambah si kembar kakak adik yang punya kekuatan mempengaruhi pikiran dan berpindah tempat dengan cepat........ Nah loh malah ngawur! Ya intinya ada hubungannya.

Gue tiba-tiba merasa lagu ini nyindir gue banget. Katanya...

“Stop thinking useless things”

“Whatever it is, if you worry, Things that went well won’t go well”

“Just do it”

“So do it”

Iya. Selama ini gue kebanyakan mikir but less in action.

“Nulis blog, ya ntar deh mikir dulu cari topik yang bagus”

“Ikut Duta Museum, tapi gue masih dua puluh tahun ntar saingannya anak-anak fresh graduate sedangkan gue sempro aja belum, dua tahun lagi aja kali ya?”

“Liburan ikut lomba. Oke. Cari ide dulu. Ini gimana? Tapi kaaaan... Tapi kan.... Jangan deh... Ganti aja....”

“Liburan semester belajar speaking di Pare. Tapi kan lagi libur lebaran, ntar kalau kejebak arus balik gimana? Trus tanggal dua lima gue harus balik kampus. Perjalanannya gimana dong..........................?

“Tugas makul ini gimana sih? Kalau gini bener gak? Punya lo gimana? Apa gue ganti topik aja ya?”

Akibatnya, yang paling sering gue selalu ngulur-ngulur kerjaan sama tugas “ntar deh” “masih bisa besok” “deadline masih lama”. Dan kejadian deh sama IP gue yang anjlok (bukan turun ya, tapi anjlok). Selain itu gue jadi merasa stuck dengan pikiran-pikiran gak penting itu. Kalau diumpamain sama pola analisis SWOT, gue malah kebanyakan mikirin weakness sama treatnya ketimbang strength and opportunity. Alhasil...... GAK ADA PERUBAHAN! Gue selalu takut melakukan hal-hal baru.

Ada salah satu percakapan antara gue sama temen yang lumayan nylekit juga kalau dipikir-pikir (Tuh kan kebanyakan mikir). Jadi gini. “Gue diajakin lomba ini nih... sama temen. Ikut gak ya?” “Ikut aja, mumpung liburan kalik!” “Tapi mager kalau harus balik Tembalang” “Yee.... lo gak akan maju kalau males gerak!”. Kalimat lo gak akan maju kalau males gerak walaupun terlihat menjijikan banget karena diucapkan dari salah satu mulut temen yang biasa ngebully gue, tiba-tiba bikin gue sadar.

Selama ini gue membanggakan diri sebagai manusia yang berperi kemanusiaan dan berperi kekucingan tapi ada peri kemageran juga di diri gue. Dan dalam beberapa hari sebelum gue balik ke Tembalang gue menyadari ada hal baru yang harus dirubah dari cara hidup gue selama ini.

Jangan tanya................ Kemana aja gue selama ini? Kenapa gue baru sadar? Yap! Kegagalan selalu menyadarkan kita, maksudnya gue terutama. Gue tipe yang lumayan keras kepala kalau dalam bahasa jawa bisa dibilang ndablek. Setelah ditampar sama kenyataan, gue baru sadar. Mungkin berita buruknya IP gue anjlok. Tapi berita baiknya gue tahu hal apa yang harus gue rubah dari cara hidup gue yang salah selama ini. Tanpa pikir-pikir lagi.

Just do it,

Things that went well won’t go well

So do it.

You Might Also Like

0 comments

Subscribe